Rindu Alam Resort Pemandian Air Panas Berastagi.

Rindu Alam Resort adalah pemandian air panas alami lereng Gunung Sibayak dengan luas 1,5 ha. Rindu Alam Resort dirancang khusus sebagai tempat acara pertemuan, pelatihan dan retreat dengan panorama alam pegunungan. Dengan fasilitas dan didukung dengan palayanan terbaik, Rindu Alam Resort Berastagi mengucapkan terima kasih dan sampai berjumpa lagi kepada yang pernah menikmati suguhan Rindu Alam Resort.

WELCOME TO RINDU ALAM RESORT BERASTAGI WEB

7/13/12

Sejarah Kota Medan

Medan didirikan oleh Guru Patimpus Sembiring Pelawi pada tahun 1590. John Anderson, orang Eropa pertama yang mengunjungi Deli pada tahun 1833 menemukan sebuah kampung yang bernama Medan. Kampung ini berpenduduk 200 orang dan seorang pemimpin bernama Tuanku Pulau Berayan sudah sejak beberapa tahun bermukim disana untuk menarik pajak dari sampan-sampan pengangkut lada yang menuruni sungai. Pada tahun 1886, Medan secara resmi memperoleh status sebagai kota, dan tahun berikutnya residen Pesisir Timur serta Sultan Deli pindah ke Medan. Tahun 1909, Medan menjadi kota yang penting di luar Jawa, terutama setelah pemerintah kolonial membuka perusahaan perkebunan secara besar-besaran. Dewan kota yang pertama terdiri dari 12 anggota orang Eropa, dua orang bumiputra, dan seorang Tionghoa.



Pemandangan udara kota Medan pada tahun 1920-an



Daerah Kesawan tahun 1920-an

Di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 terdapat dua gelombang migrasi besar ke Medan. Gelombang pertama berupa kedatangan orang Tionghoa dan Jawa sebagai kuli kontrak perkebunan. Tetapi setelah tahun 1880 perusahaan perkebunan berhenti mendatangkan orang Tionghoa, karena sebagian besar dari mereka lari meninggalkan kebun dan sering melakukan kerusuhan. Perusahaan kemudian sepenuhnya mendatangkan orang Jawa sebagai kuli perkebunan. Orang-orang Tionghoa bekas buruh perkebunan kemudian didorong untuk mengembangkan sektor perdagangan. Gelombang kedua ialah kedatangan orang Minangkabau, Mandailing dan Aceh. Mereka datang ke Medan bukan untuk bekerja sebagai buruh perkebunan, tetapi untuk berdagang, menjadi guru dan ulama.

Sejak tahun 1950, Medan telah beberapa kali melakukan perluasan areal, dari 1.853 ha menjadi 26.510 ha pada tahun 1974. Dengan demikian dalam tempo 25 tahun setelah penyerahan kedaulatan, kota Medan telah bertambah luas hampir delapan belas kali lipat.
 

RESORT & HOT SPRING
COTTAGE & PEMANDIAN AIR PANAS ALAMI GUNUNG SIBAYAK BERASTAGI

6/6/12

Aneka Ragam Berastagi

Suasana kota Berastagi sore hari hampir tidak jauh berbeda dengan suasana pagi hari, setelah berjalan mengelilingi kota yang indah ini hampir tidak terasa bahwa waktu sudah beranjak senja. Udara yang dingin dan sejuk benar – benar memanjakan wisatawan yang mengunjungi kota ini. Masih terdapat beberapa bangunan lama (antik) asli dari kota Berastagi tempo dulu, namun tidak sedikit juga yang sudah berubah bantuk dan fungsinya. Pelancong yang berkunjung ke kota ini akan disuguhi dengan aneka ragam keunikan khas kota berastagi, seperti kedai kopi tua, pasar sayur dan buah-buahan, kelenteng atau vihara besar yang tidak jauh dari kota berastagi dan beberapa tempat lainnya. 

Profile

My Photo
Desa Semangat Gunung, Berastagi, Jl. Jen. Jamin Gintings Km. 56,4, Kabupaten Karo - Sumatra Utara 20137, Indonesia
ACARA KELOMPOK dan KELUARGA disini tempatnya